Sejarah Desa Krenceng tidak terlepas dari sejarah Masyarakat yang menggabungkan diri
dari Pengikut Pangeran Diponegoro pada tahun 1850 yang berada di Kabupaten
Blitar. Desa ini sejak awal bernama Desa Krenceng dengan lurah seumur hidup
yang bernama Wongso. Lurah Wongso adalah Kepala Desa yang dermawan, karena
sangat terpengaruh oleh gaya kehidupan masyarakat Pengikut Pangeran Diponegoro. Karena adanya semangat perubahan, maka desa ini
mengalami banyak perkembangan dengan terceminnya kepemimpinan desa
yang penuh jiwa kepahlawanan dan perjuangan. Adapun kepala desa yang pernah
menjabat hingga sekarang adalah sebagai berikut:
- Wongso ( tahun 1850 s.d 1918 ),
- Sastro Utomo ( tahun 1918 s.d 1934 ),
- Kromo Taruno ( tahun 1934 s.d 1945 ),
- Muntahar ( tahun 1945 s.d 1956 ),
- Abdul Rojak ( tahun 1956 s.d 1975 ),
- Sarju ( tahun 1975 s.d 1981 ),
- Sudarmadi ( tahun 1981 s.d 1992 ),
- Suryadi ( tahun 1992 s.d 2007 ), dan
- Musta’in ( tahun 2007 s.d sekarang)
I LOVE MY VILLAGE KRENCENG, thank you
BalasHapus2007 sd 2018 pj. SHODIQ BUDI UTOMO...2019... SAMPAI SEKARANG BAPAK AMSORI RT
BalasHapus02
Alhamdulillah alm bapakku tercatat sebagai mantan kepala desa Krenceng tahun 1981-1992, aku jadi merasakan masa kecil yang tidak bisa ku lupakan di desa krenceng....semoga desa Krenceng semakin berkembang dengan kultur yang tetap Arif seperti dulu ...aamiin
BalasHapus