Pendidikan adalah satu
hal penting dalam memajukan tingkat SDM (Sumber Daya Manusia) yang dapat
berpengaruh dalam jangka panjang pada peningkatan perekonomian. Dengan tingkat
pendidikan yang tinggi, maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang
pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan
kerja baru, sehingga akan membantu program pemerintah dalam mengentaskan
pengangguran dan kemiskinan.
Mayoritas
penduduk Desa Krenceng hanya mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan
wajib belajar sembilan tahun (SD dan SMP). Dalam hal kesediaan sumber daya
manusia (SDM) yang memadahi dan mumpuni, keadaan ini merupakan tantangan
tersendiri. Rendahnya kualitas tingkat pendidikan di Desa
Krenceng tidak terlepas dari terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan yang
ada, di samping tentu masalah ekonomi dan pandangan hidup masyarakat. Sarana
pendidikan di Desa Krenceng baru tersedia di tingkat pendidikan dasar 9 tahun
(SD dan MI), sementara untuk pendidikan tingkat menengah dan atas berada di
tempat lain dalam satu kecamatan yang tidak jauh. Sebenarnya ada solusi yang bisa menjadi alternatif
bagi persoalan rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Krenceng yaitu
melalui pelatihan dan kursus. Namun sarana atau lembaga ini ternyata juga belum
tersedia dengan baik di Desa Krenceng Bahkan beberapa lembaga bimbingan belajar
dan pelatihan yang pernah ada tidak bisa berkembang.
Namun, saat ini warga masyarakat Desa Krenceng sudah mulai menyadari pentingnya pendidikan. Hal ini banyak terbukti dengan cukup banyaknya lulusan sarjana yang ada di Desa Krenceng. Masyarakat sudah berusaha mengedepankan pendidikan bagi anak-anaknya. Untuk mencapai hal yang didapat saat ini sungguh memerlukan waktu yang lama dan perjuangan yang keras.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar