JUARA 2 PKK LOMBA DESA SEHAT TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR

Minggu, 27 April 2014

PONPES TAHFIDZIL QUR'AN IBAADURRAHMAN



              Pondok  Ibaadurrahman adalah pondok Al-Qur’an yang didirikan oleh Alm. K.H. Imam Sofyan Al-Hafidz. Untuk mendirikan pondok tersebut tidak mudah, pasti banyak kendala yang datang. Suka duka ditempuh oleh almarhum bersama istri. Dulu, santrinya masih sedikit. Sekarang, sudah mulai menunjukkan eksistensinya. Santri di pondok tersebut tidak hanya dari masyarakat di lingkungan desa, tetapi juga dari luar kota bahkan luar Jawa. Di pondok tersebut, terdapat 2 kategori santri yaitu mukim dan non mukim. Santri yang mukim berasal dari masyarakat di lingkungan tersebut, luar kota, maupun luar Jawa. Sedangkan santri yang non mukim berasal dari masyarakat di lingkungan desa tersebut.
                Sistem pembelajaran di pondok tersebut ada tadarus Al-Qur’an, menghafal, dan diniyah. Tadarus Al-Qur’an dimulai pada pukul 18.00-19.00 WIB , dengan materi sesuai jadwal. Sedangkan diniyah dimulai pada pukul 19.00-20.00 WIB dengan materi sesuai jadwal pula. Kelompok mengaji dibagi menjadi 3, yaitu : CMSA,  Juz ‘Amma, dan Binadhar. Sedangkan kelompok diniyah terdapat kelas ula 1-3 dan kelas wustho 1-3. Selain itu, ada jadwal tersendiri untuk santri yang menghendaki menghafal Al-Qur’an.
                Setiap 2 tahun sekali, pondok tersebut menyelenggarakan wisuda untuk para CMSA, Juz ‘Amma, Binadhar, dan Hafidz-Hafidzah. Acara ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat. Seperti yang kita ketahui, pondok ini sudah mulai dikenal. Pondok tersebut juga sering mendapatkan penghargaan dalam bidang lomba MTQ atau sejenisnya. Selain kegiatan di atas, setiap Ahad Wage pondok tersebut rutin melakukan khataman Al-Qur’an dan malamnya disusul acara Dzikrul Ghofilin. Ketika mendekati acara wisuda, pondok juga menyelenggarakan khataman kubro yang diselenggarakan di seluruh mushola yang ada di Desa Krenceng.  Di pondok sendiri, terdapat khataman yang dilakukan oleh calon hafidzah putri.
                Seluruh kegiatan di pondok patut untuk dikembangkan kembali. Seiring berjalannya waktu, semoga pondok tersebut lebih menunjukkan eksistensinya dan dapat sebagai tujuan utama untuk menuntut ilmu, khususnya dalam menghafal Al-Qur’an.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar