Tempat pemancingan “Surya Abadi” milik Bapak H. Suryanto atau Ibu Umi RT 10, masih tergolong baru. Tempat tersebut dibuka pada tanggal 31 Desember 2011. Pada awal berdirinya, tempat tersebut masih sepi. Untuk menjadi kan tempat tersebut seperti saat ini, membutuhkan perjuangan keras, seperti mempromosikan tersebut dengan membagikan brosur-brosur dan menempelkan sticker pada kendaraan pengunjung. Dengan usaha beliau ini, tempat tersebut sudah semakin ramai dan banyak dikunjungi dari dalam atau luar desa tempat tersebut. Pengunjung banyak dari penduduk Kota Blitar. Tempat tersebut dijadikan sebagai sarana hiburan dan untuk menyalurkan hobi. Ikan yang terdapat di tempat tersebut seperti lele, nila, dan mujair. Harga ikan tersebut dihitung per-kiloan menyesuaikan harga pasar. Selain dihitung mentah per-kilo, Ibu Umi memfasilitasi pengunjung apabila menginginkan ikan tersebut matang. Ibu Umi membuka warung lesehan untuk memasak hasil pancingan ikan tersebut. Ikan yang terdapat di tempat tersebut adalah hasil memasok dari luar dan hasil pembibitan sendiri. Ikan yang dijual pun mulai dari kecil hingga besar. Tempat tersebut buka mulai pagi hingga pukul 20.00 WIB atau menyesuaikan situasi dan kondisi.
Minggu, 27 April 2014
TEMPAT PEMANCINGAN SURYA ABADI
Tempat pemancingan “Surya Abadi” milik Bapak H. Suryanto atau Ibu Umi RT 10, masih tergolong baru. Tempat tersebut dibuka pada tanggal 31 Desember 2011. Pada awal berdirinya, tempat tersebut masih sepi. Untuk menjadi kan tempat tersebut seperti saat ini, membutuhkan perjuangan keras, seperti mempromosikan tersebut dengan membagikan brosur-brosur dan menempelkan sticker pada kendaraan pengunjung. Dengan usaha beliau ini, tempat tersebut sudah semakin ramai dan banyak dikunjungi dari dalam atau luar desa tempat tersebut. Pengunjung banyak dari penduduk Kota Blitar. Tempat tersebut dijadikan sebagai sarana hiburan dan untuk menyalurkan hobi. Ikan yang terdapat di tempat tersebut seperti lele, nila, dan mujair. Harga ikan tersebut dihitung per-kiloan menyesuaikan harga pasar. Selain dihitung mentah per-kilo, Ibu Umi memfasilitasi pengunjung apabila menginginkan ikan tersebut matang. Ibu Umi membuka warung lesehan untuk memasak hasil pancingan ikan tersebut. Ikan yang terdapat di tempat tersebut adalah hasil memasok dari luar dan hasil pembibitan sendiri. Ikan yang dijual pun mulai dari kecil hingga besar. Tempat tersebut buka mulai pagi hingga pukul 20.00 WIB atau menyesuaikan situasi dan kondisi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar