JUARA 2 PKK LOMBA DESA SEHAT TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR

Senin, 28 April 2014

PAUD BINA BANGSA

            Selain PAUD Al-Hidayah, di Desa Krenceng memiliki pendidikan anak usia dini lain yang diberi nama PAUD Bina Bangsa. Sekolah ini berada di bawah naungan ibu PKK Desa Krenceng. Sekolah tersebut dikepalai oleh Ibu Umi Nafiah. Guru-guru di sekolah tersebut yaitu Ibu Laily, Ibu Siti Muniroh, Ibu Ida Ratnawati, Ibu Sri Utami, dan Ibu Ririn Wafiati. Sekolah tersebut berada di Kantor Desa Krenceng. Walaupun sekolah tersebut tepat di jalan raya Desa Krenceng, akan tetapi tidak mengurangi kewaspadaan para ibu guru untuk menjaga keamanan anak-anak penerus bangsa tersebut. Tempatnya yang strategis, memudahkan masyarakat untuk menemukan sekolah tersebut.  Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan setiap Hari Senin-Kamis pada pukul 07.00-10.00 WIB.

Minggu, 27 April 2014

KELOMPOK TANI WANITA WANITANI



           

Kelompok tersebut berdiri pada tanggal 6 Februari 2011 atas dasar Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Anggota dari kelompok tersebut pada awalnya 30 orang, sekarang meningkat menjadi kurang lebih 36 orang. Ketua kelompok tersebut adalah Ibu Choirumi, sekretaris adalah Ibu Kholisul Himah, dan bendahara adalah Ibu Sri Utami. Tempat kesekretariatannya berada di rumah Ibu Choirumi. Berbagai macam kegiatan sudah dilakukan oleh kelompok tersebut. 

SURYA NAGA FOOTBALL CLUB (SFC)



                 Surya Naga adalah sebuah nama club sepak bola di Desa Krenceng yang berpusat di Kota Surabaya. Club ini diketuai oleh Bapak Supangat, sekretaris Bapak Yunanik, dan bendahara Bapak Ngasim. Latihan dilakukan setiap hari Rabu dan Jum’at pukul 16.00 WIB, sedangkan hari Minggu pukul 07.00 WIB.  Pelatih berasal dari Bendogerit, Kota Blitar. Berdirinya club ini memiliki tujuan yaitu mengurangi kenakalan remaja khususnya Desa Krenceng. Jika anggota club tersebut memiliki kemampuan lebih dalam sepak bola, dapat dikirim ke Surabaya untuk menjadi pemain club di Surabaya.  Jumlah anggota club tersebut 28 anak.
                Berbagai  macam kegiatan dilakukan, seperti mengadakan try out ke luar desa minimal 1 bulan 1 kali. Selain itu, para siswa sudah mengikuti berbagai even yang ada di dalam atau luar kota. Mereka pernah melakukan study banding dengan mengirim 4 group, kemudian disusul untuk mengikuti even di sana dengan mengirim 1 group. Setelah melewati beberapa tahap, ada 5 anak yang terpilih, di antaranya Ahmad Reza Haidar Alwi, Nala Khoir, David, Solikin, dan Gilang. Mereka berada di Surabaya selama 1 minggu. Tidak lama kemudian, anggota group mengikuti ajang even lain  seperti ITN Cup yang mengirim 1 group dan even se-Jawa Bali di Bendogerit yang mengirim 1 group. Pada even se-Jawa Bali tersebut, club Surya Naga berhasil lolos ke 4 besar. Sebuah prestasi yang membanggakan. Hal ini dapat menjadi penyemangat untuk club ini agar lebih baik ke depannya. Semoga club ini tetap bertahan dan dapat melahirkan bibit-bibit pemain handal yang membanggakan Indonesia, khususnya Desa Krenceng.
                                                                             

TEMPAT PEMANCINGAN SURYA ABADI









           











                   

                     

            Tempat pemancingan “Surya Abadi” milik Bapak H. Suryanto atau Ibu Umi RT 10, masih tergolong baru. Tempat tersebut dibuka pada tanggal 31 Desember 2011. Pada awal berdirinya, tempat tersebut masih sepi. Untuk menjadi kan tempat tersebut seperti saat ini, membutuhkan perjuangan keras, seperti mempromosikan tersebut dengan membagikan brosur-brosur dan menempelkan sticker pada kendaraan pengunjung. Dengan usaha beliau ini, tempat tersebut sudah semakin ramai dan banyak dikunjungi dari dalam atau luar desa tempat tersebut. Pengunjung banyak dari penduduk Kota Blitar. Tempat tersebut dijadikan sebagai sarana hiburan dan untuk menyalurkan hobi. Ikan yang terdapat di tempat tersebut seperti lele, nila, dan mujair. Harga ikan tersebut dihitung per-kiloan menyesuaikan  harga pasar. Selain dihitung mentah per-kilo, Ibu Umi memfasilitasi pengunjung apabila menginginkan ikan tersebut matang. Ibu Umi membuka warung lesehan untuk memasak hasil pancingan ikan tersebut. Ikan yang terdapat di tempat tersebut adalah hasil memasok dari luar dan hasil pembibitan sendiri. Ikan yang dijual pun mulai dari kecil hingga besar. Tempat tersebut buka mulai pagi hingga pukul 20.00 WIB atau menyesuaikan situasi dan kondisi.

USAHA



Berbagai macam usaha mulai berkembang di Desa Krenceng. Usaha tersebut dikembangkan dengan segala kemampuan dan ketrampilan yang memadai dan hasilnya pun juga patut diperhitungkan di kalangan masyarakat lainnya. Hal ini dapat menunjukkan bahwa penduduk desa sudah mulai ada kemajuan. Hal tersebut seiring semakin banyak usaha dari penduduk setempat yang bermunculan, di antaranya :          

1.       Pembuat roti kering : Ibu Nurul Chumaida (udruk yuyu, bolu kering, dll.)
2.       Serat sabut kelapa : Bapak Didik Hariyanto (mempersiapkan serat serabut kelapa untuk sapu, maras, keset, dll.)   
3.       Pemancingan “Surya Abadi” : Bapak H. Suryanto
4.       Bahan kerajinan batok kelapa : Bapak Oni  (pernik,hiasan, souvenir,dll.)
5.       Bengkel las “Al-Hidayah” : Bapak Zanuri Iskak (pembuat trales, pintu harmonika, tiang lampu,   pagar besi, dll.)
6.       Cabang “Al-Hidayah” : Bapak Nasrukin
7.       Bengkel las “Sinar Logam” : Bapak Gufron, S.Pd. (bubut besi, bengkel)
8.       Perusahan cor beton : Bapak Nafais
9.       Perusahaan cor beton : Bapak Imam Mustamar
10.   Perusahaan cor beton : BapakBejo
11.   Batako : Bapak Rokibun
12.   Batako : Bapak Riyanto
13.   Pengepul gula kelapa : Bapak Jamil
14.   Krupuk singkong : Ibu Sri Kunti
15.   Krupuk singkong : Ibu Siti Fatonah
16.   Krupuk singkong : Istri dari Bapak Alm. Pak Kaulan

 

PONPES TAHFIDZIL QUR'AN IBAADURRAHMAN



              Pondok  Ibaadurrahman adalah pondok Al-Qur’an yang didirikan oleh Alm. K.H. Imam Sofyan Al-Hafidz. Untuk mendirikan pondok tersebut tidak mudah, pasti banyak kendala yang datang. Suka duka ditempuh oleh almarhum bersama istri. Dulu, santrinya masih sedikit. Sekarang, sudah mulai menunjukkan eksistensinya. Santri di pondok tersebut tidak hanya dari masyarakat di lingkungan desa, tetapi juga dari luar kota bahkan luar Jawa. Di pondok tersebut, terdapat 2 kategori santri yaitu mukim dan non mukim. Santri yang mukim berasal dari masyarakat di lingkungan tersebut, luar kota, maupun luar Jawa. Sedangkan santri yang non mukim berasal dari masyarakat di lingkungan desa tersebut.
                Sistem pembelajaran di pondok tersebut ada tadarus Al-Qur’an, menghafal, dan diniyah. Tadarus Al-Qur’an dimulai pada pukul 18.00-19.00 WIB , dengan materi sesuai jadwal. Sedangkan diniyah dimulai pada pukul 19.00-20.00 WIB dengan materi sesuai jadwal pula. Kelompok mengaji dibagi menjadi 3, yaitu : CMSA,  Juz ‘Amma, dan Binadhar. Sedangkan kelompok diniyah terdapat kelas ula 1-3 dan kelas wustho 1-3. Selain itu, ada jadwal tersendiri untuk santri yang menghendaki menghafal Al-Qur’an.
                Setiap 2 tahun sekali, pondok tersebut menyelenggarakan wisuda untuk para CMSA, Juz ‘Amma, Binadhar, dan Hafidz-Hafidzah. Acara ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat. Seperti yang kita ketahui, pondok ini sudah mulai dikenal. Pondok tersebut juga sering mendapatkan penghargaan dalam bidang lomba MTQ atau sejenisnya. Selain kegiatan di atas, setiap Ahad Wage pondok tersebut rutin melakukan khataman Al-Qur’an dan malamnya disusul acara Dzikrul Ghofilin. Ketika mendekati acara wisuda, pondok juga menyelenggarakan khataman kubro yang diselenggarakan di seluruh mushola yang ada di Desa Krenceng.  Di pondok sendiri, terdapat khataman yang dilakukan oleh calon hafidzah putri.
                Seluruh kegiatan di pondok patut untuk dikembangkan kembali. Seiring berjalannya waktu, semoga pondok tersebut lebih menunjukkan eksistensinya dan dapat sebagai tujuan utama untuk menuntut ilmu, khususnya dalam menghafal Al-Qur’an.

PAUD & TK AL-HIDAYAH

            Pendidikan sangat penting untuk anak usia dini. Di Desa Krenceng, sudah terdapat Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Hidayah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hidayah. Sekolah ini berada di bawah naungan ibu Muslimat NU Ranting Krenceng.







Yang pertama adalah TK Al-Hidayah. Sekolah tersebut sudah lama berdiri. Sekolah tersebut sudah lama eksis dan tetap dapat menjaga kualitasnya. Sekolah tersebut dikepalai oleh Ibu Kholisul Himah, A.Md. yang juga sebagai Ibu Kepala Desa Krenceng. Guru-guru di sekolah tersebut terdiri dari Ibu Nasikatin, Ibu Ulfa Fuadah, Ibu Dian, dan Ibu Sri. Sistem pembelajaran hampir sama seperti PAUD, akan tetapi dalam membaca dan menulis harus dipersiapkan secara matang agar mudah untuk masuk di tingkat sekolah dasar. Sekolah tersebut masuk setiap hari Senin-Sabtu pada pukul 07.00-10.30 WIB. Di sekolah tersebut ada 2 tingkatan, yaitu : tingkat A dan tingkat B. Tingkat A terdapat 2 kelas dan tingkat B terdapat 1 kelas. Siswa di sekolah tersebut berasal dari masyarakat Desa Krenceng sendiri ataupun daerah di sekitarnya.






                Yang kedua adalah PAUD Al-Hidayah. Sekolah ini masih tergolong baru. Sekolah ini baru berdiri pada tanggal 5 mei 2005. Sekolah tersebut dikepalai oleh Ibu Ulfa Fuadah. Guru yang terdapat sekolah tersebut adalah Ibu Nasikatin, Ibu Fatma Saida Wulandari, dan Ibu Ani Susanti. Siswa di sekolah tersebut sebanyak 22 orang dan menjadi 1 kelas saja. Kurikulum yang diajarkan yaitu moral, agama, kognitif, dan bahasa. Bagaimanapun target yang diberikan, sistem pembelajarannya harus dengan belajar sambil bermain. Sekolah tersebut dilaksanakan setiap hari Selasa-Kamis pada pukul 07.30-09.30 WIB. Siswa juga berasal dari masyarakat Desa Krenceng sendiri ataupun sekitarnya.
                Kedua sekolah tersebut terdapat di lingkungan RT 7. Tempat tersebut tidak berada di jalan raya sehingga siswa aman dari kendaraan yang lalu lalang. Sekolah tersebut dilengkapi dengan tempat yang kondusif dan terdapat sarana bermain yang disukai oleh para siswa tersebut. Para guru di sekolah tersebut berusaha memberikan pendidikan yang terbaik agar menjadi orang yang sukses di masa yang akan datang.